Super Lutein, Naturally Plus

 

Posts Tagged ‘penyakit kanker tulang belakang’

Tumor Tulang Belakang: “Sekarang ibu sudah bisa menggerakkan kursi roda sendiri”

Tumor Tulang Belakang:\"ikhsan-naturally-plus\"

Pada acara SFL XLER8 System di Kantor Naturally Plus Wisma BNI 46 Jakarta (tgl. 7 Juni 2011), kawan kami, Pak Ustadz Ikhsan bercerita pengalamannya menterapi Ibu Mertuanya di Lampung yang lumpuh:

“Ibu mertua saya di Lampung mengalami sakit. Saraf motoriknya tidak berfungsi jadi separoh badan lumpuh. Awalnya kakinya bengkak, katanya klep jantung kendor. Periksa ke spesialis jantung dikasih obat, tetapi tidak berpengaruh.

Karena dokter belum bisa memastikan penyakitnya, akhirnya discan. Baru ketahuan kalau ada tumor di tulang belakang.

Dalam perjalanannya, sudah bermacam-macam obat. Sampai berobat ke Malaka (Malaysia). Di sana ada sinshe terkenal. Sempat 2 kali berobat di sana. Sekali perjalanan tidak cukup biayanya Rp. 10 juta, karena untuk biaya pesawat, hotel, dan juga yang mengantarkan.

Terakhir kondisinya sebelum mengenal Super Lutein (S Lutena), kakinya sudah lumpuh. Karena sudah lama tidak berfungsi. Akibat tidur telentang terus-menerus timbul bonyok luka di punggungnya. Kemudian tidur nggak bisa nyenyak, minum air putih tidak bisa banyak. Efeknya emosinya tinggi.

» Read more: Tumor Tulang Belakang: “Sekarang ibu sudah bisa menggerakkan kursi roda sendiri”

Manfaat Sayuran: Jauhi Kanker Payudara dengan Sayuran Hijau

\"manfaatManfaat Sayuran Hijau:

Ghiboo.com – Sayuran hijau (cruciferous), seperti kubis, brokoli dan kembang kol tak hanya sekedar membuat wanita sehat. Tapi penelitin terbaru oleh ilmuwan Cina menunjukkan bahwa rutin mengonsumsi sayuran hijau dikaitkan dengan rendahnya risiko kanker payudara dan membantu penderita kanker payudara bertahan hidup lebih lama.

Hasil penelitian didapatkan dari data 4.886 wanita penderita kanker payudara di Cina berusia 20-75 tahun. Rata-rata, mereka didiagnosa mengidap kanker stadium pertama hingga empat.

Peneliti menemukan wanita yang mengonsumsi sayuran hijau selama tiga tahun setelah didiagnosa mengidap kanker payudara, ternyata semakin kecil kemungkinan bagi mereka untuk meninggal.

Temuan tersebut juga menunjukkan selama lebih dari 36 bulan adanya penurunan risiko sebesar 27-62 persen dibandingkan mereka yang sedikit atau jarang makan sayuran. Kemungkinan risiko kanker kambuh lagi juga menunjukkan penurunan, sekitar 21-35 persen.

"Para penderita kanker payudara dapat mengikuti pedoman umum gizi dari makan sayuran setiap hari dan mungkin dapat mempertimbangkan untuk meningkatkan asupan sayuran, seperti kubis, kembang kol dan brokoli sebagai bagian dari makanan yang sehat," papar Sarah Nechuta, peneliti dari pusat epidemiologi Vanderbit University.

» Read more: Manfaat Sayuran: Jauhi Kanker Payudara dengan Sayuran Hijau