Super Lutein, Naturally Plus

 

Posts Tagged ‘obat sakit diabetes’

Obat Diabetes 12 Tahun: “Alhamdulillah suami saya sudah bisa berjalan tanpa dipapah, matanya sudah melihat jelas”

obat diabetes mellitus, penyakit diabet, obat gula darah“Assalamualaikum wr. wb. Nama saya Ibu Ida, profesi saya seorang guru. Mengapa saya mau bergabung ke S Lutena?

(Beliau menangis, dan hadirin terdiam, lalu audiens memberi support agar ibu Ida melanjutkan ceritanya). Suami saya sudah 12 tahun sakit diabetes. Sejak tahun 2011 ini suami saya kondisinya sudah begitu parah. Hingga suami saya kena saraf mata. Matanya sudah tidak bisa melihat dengan terang lagi.

Maaf ya ibu bapak, sebenarnya saya nggak mau menceritakan ini. Karena paling sedih hidup saya. Cobaan dari Allah paling kuat. Ya kalau masalah uang kurang masih bisa kita cari lagi tapi kebahagiaan ketika suami saya begitu turun kesehatannya tidak ada harganya dibanding yang lain. Terus suami saya di bulan Januari 2011 sudah kena matanya. Sudah dicek up seluruh tubuhnya ke dokter. Kebetulan suami saya dulunya kerja di Golden Word, kebetulan dia pinter berbahasa Inggris, dia dipakai di perusahaan itu.

Saya seminggu 2 kali membawa suami konsultasi ke Rumah Sakit Cipto yang ditangani oleh dokter Rizal dan dokter-dokter lainnya. Juga dokter Wina, karena mereka satu tim. Saya sempat berputus asa.

Ya Allah, sudah habis uang segini banyak kok suami saya nggak sembuh-sembuh. Bagaimana saya harus mencari uang lagi sementara saya sekarang ibaratnya menjadi tulang punggung keluarga. Namanya uang seberapa pun habis bu, ya buat pengobatan. Tapi saya ngga putus asa. Singkat cerita semua cara kami tempuh bu.

» Read more: Obat Diabetes 12 Tahun: “Alhamdulillah suami saya sudah bisa berjalan tanpa dipapah, matanya sudah melihat jelas”

Luka Diabetes: Alhamdulillah kaki tidak jadi diamputasi dan mata rabun sudah bisa melihat kembali

Luka Diabetes:obat sakit diabetes, obat luka diabetes, amputasi diabetes, luka diabetes diamputasi, obat sakit glukoma

“Assalamu ‘alaikum wr.wb. Perkenalkan nama saya Neni Salamah. Sebelum minum S Lutena saya pernah punya penyakit diabetes. Cerita sedikit ya pengalaman saya?

Setelah saya kena diabet saya di opname sampai sempat mau di potong (diamputasi) kaki saya karena sudah busuk. Tapi saya tidak mau. Saya bilang: “Lebih baik mati di rumah dari pada kaki saya dipotong.”

Saya juga bilang ke suami saya: “Pak tolong ditebus saya (dari rumah sakit), saya mau mati di rumah saja.” Kata suami saya: “Sembuhkan dulu nanti baru kita pulang.”

“Nggak, nggak, saya nggak mau.” Kata saya kepada suami. Soalnya saya dengar tetangga saya sebelah yang lain RT itu (panggilannya) Pak Haji itu sangat kaya raya. Saya bilang pesawat Heli Kopter pun bisa dia beli, tapi nyawanya tidak bisa tertolong.

Kakinya dipotong karena diabet. Tiga hari dipendam kakinya, lalu menyusul kemudian kaki satunya lagi. Nggak lama kemudian orangnya meninggal, akhirnya jasadnya menyusul, dan dibarengin jadinya sama kakinya.

Saya takut dengar itu ya sudah saya minta pulang saja dari rumah sakit. “Pak saya nggak mau, lebih baik saya mati di rumah saja.”

Nah setelah itu saya denger ada S Lutena. Sebelum minum ini saya kena diabet itu sudah lari ke mata (glukoma), sehingga rabun, tidak bisa melihat sama sekali, melihat orang itu kaya kabur. Saya jalannya merambat-rambat.

» Read more: Luka Diabetes: Alhamdulillah kaki tidak jadi diamputasi dan mata rabun sudah bisa melihat kembali

Penyakit Diabetes Mellitus: Testimoni dari Taiwan “PROSES PERJUANGAN MELAWAN DIABETES”

Penyakit Diabetes Mellitus: Tuan Chen Yi-Chang, berusia 79. anti-diabetes-2
Telah menderita diabetes selama 30 tahun, kadar gula dalam darah pernah mencapai 600.
Mengambil obatan dan tingkat gula dalam darah dikendalikan di tingkat 200 – 300.
Diberitahu oleh dokter bahwa terkena kegagalan ginjal dan membutuhkan dialysis.
-01 Juni 2005 (Rabu) Mulai mengambil Super Lutein, 3 kapsul setelah makan, 3 kali setiap hari.
-02 Juni 2005 (Kamis) Berasa pening saat bangun pada waktu pagi, berterus dengan konsumsi Super Lutein.
Najis lama yang terkumpul di dalam usus disingkirkan dan berkentut.
-03 Juni 2005 (Jumat) Berasa pening saat bangun pada waktu pagi, ukur tingkat gula dalam darah dan hasil adalah 230.
Najis lama yang terkumpul di dalam usus disingkirkan dan air kencing berbau busuk.
-04 Juni 2005 (Sabtu) Tidak merasa pusing lagi saat bangun pada waktu pagi.
Najis lama yang terkumpul di dalam usus disingkirkan dan air kencing berbau busuk.
-06 Juni 2005 (Senin) Ukur kadar gula dalam darah dan hasil adalah 260.
Kawan merasa aneh kenapa wajah saya bertambah baik, yaitu kulit putih berseri warna merah.
-13 Juni 2005 (Senin) Tingkat gula dalam darah adalah 293, konsumsi obat perendah gula dalam darah telah dikurangi dari 6 kapsul ke 1 kapsul, tetapi badan tidak merasa tidak nyaman.
-17 Juni 2005 (Jumat) Tingkat gula dalam darah adalah 140.
-22 Juni 2005 (Rabu) Tingkat gula dalam darah adalah 233 (ada makan kranberi kering).

» Read more: Penyakit Diabetes Mellitus: Testimoni dari Taiwan “PROSES PERJUANGAN MELAWAN DIABETES”

Gula Darah Tinggi Bikin Jantung Tidak Awet

gula darah, kadar gula darah, gula darah tinggi, penyakit diabetes, sakit diabet, obat sakit diabetes, diabetes mellitusJakarta, Diabetes atau kencing manis bukan satu-satunya ancaman yang dihadapi ketika kadar gula dalam darah meningkat. Menurut sebuah penelitian terbaru, kelebihan kadar gula darah juga berhubungan dengan peningkatan risiko kerusakan jantung.

Sebuah studi di Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health menunjukkan bahwa hiperglikemia atau kadar gula yang berlebih bisa merusak jantung. Efek ini bahkan bisa terjadi pada orang-orang yang tidka memiliki riwayat sakit jantung sebelumnya.

Para peneliti mengungkap, kenaikan kadar hemoglobin A1c (HbA1c) berhubungan dengan kenaikan protein troponin T (cTnT). HbA1c merupakan indikator hiperglikemia dan diabetes kronis, sedangkan kadar cTnT yang tinggi menunjukkan adanya kerusakan pada jantung.

Temuan yang dipublikasikan dalam American College of Cardiology ini menunjukkan, kelebihan gula pada pasien diabetes berhubungan erat dengan peningkatan risiko kerusakan jantung. Makin tinggi kadar gulanya, makin besar peningkatan risikonya pada jantung.

Dalam pengamatan terhadap 9.662 relawan, peningkatan risiko kerusakan jantung sudah teramati bahkan ketika peningkatan kadar gulanya belum memenuhi kriteria untuk disebut diabetes. Padahal seluruh partisipan tidak punya riwayat sakit jantung.

» Read more: Gula Darah Tinggi Bikin Jantung Tidak Awet

Luka Diabetes Diamputasi: Di RSCM, 35 Persen Penderita Diabetes Diamputasi

Luka Diabetes Diamputasi:

luka diabetes, amputasi luka diabetes, penderita diabetes diamputasi, kaki diamputasi, obat diabetes tanpa amputasi, penyakit diabetes diamputasi, resiko amputasi, resiko luka diamputasi, obat sakit diabetes, obat penyakit diabetesTRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Selama tahun 2007, dari 111 pasien diabetes yang dirawat dengan masalah kaki diabetetik, menunjukkan angka amputasi sebesar 35 persen, 30% diantaranya amputasi mayor dan selebihnya atau 70 amputasi minor, dengan angka kematian 15%. Demikian menurut data di ruang perawatan penyakit dalam RSUP Ciptomangunkusumo.

Sementara data tahun 2010-2011, angka amputasi meningkat menjadi 54,8 persen, sebagian besar amputasi minor, yaitu bagian dibawah pergelangan kaki sebesar 64,7 persen dan amputasi mayor 35,3 persen.

"Diabetisi harus mencermati kelainan yang timbul pada kaki, yaitu adanya penebalan (kalus) kulit dan pertumbuhan rambut, permukaan telapak kaki, kalus kuku, pembengkakan, deformitas, mobilisasi gerak sendi, warna serta jaringan nekrosis," ujar dr.Em Yunir, SpPD dalam temu media Jangan Abaikan Kelainan Kaki Diabetik! Lakukan Sejak Dini di Jakarta, Rabu (2/11/2011).

» Read more: Luka Diabetes Diamputasi: Di RSCM, 35 Persen Penderita Diabetes Diamputasi

Obat Diabetes dari Labu Parang Temuan Mahasiswa UGM

Obat Diabetes:

imageYogyakarta, Mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Gadjah Mada (UGM), Muhammad Rijki, berhasil menemukan kandungan labu parang yang bisa dimanfaatkan untuk mengobati penyakit Diabetes Mellitus (DM) tipe 2. Penemuannya itu membuat Rijki memperoleh penghargaan Alltech Young Scientist Award.
 
Labu parang mengandung senyawa saponin dan flavanoid, yang keduanya berkhasiat menurunkan kadar glukosa darah dan memperbaiki sel beta pancreas untuk menghasilkan insulin kembali.

"Bahan-bahan ini terkandung dalam labu parang," uangkap Rijki kepada wartawan seusai acara penyerahan penghargaan di FKH UGM di Yogyakarta, Jumat (8/7/2011).

» Read more: Obat Diabetes dari Labu Parang Temuan Mahasiswa UGM