Super Lutein, Naturally Plus

 

Posts Tagged ‘kanker mulut rahim’

Pengobatan Penyakit Kanker Otak: “ ….Setelah konsumsi Super Lutein (S Lutena) 1 botol alhamdulillah sudah mudah berdiri / berjalan dan rasa sakitnya sangat berkurang.…”

Pengobatan Penyakit Kanker Otak, Tumor Otak:Pengobatan penyakit kanker otak

Tanggal 29-05-2011 kemarin, kami baru saja dapat sms lagi dari kawan kami, Pak Firdaus di Riau. Beliau tinggal di daerah perkebunan karet.

Pak Firdaus sangat gembira dan bersyukur atas kesembuhan ayahnya dari kanker usus besar (kanker kolon) setelah konsumsi Super Lutein (S Lutena). Kebetulan di daerah Pak Firdaus ini, banyak penderita sakit kanker. Hal ini beliau ketahui ketika mendampingi ayahnya dan kakaknya di rumah sakit saat dirawat akibat menderita sakit kanker.

Sebagai ungkapan rasa syukurnya, Pak Firdaus berbagi informasi tentang khasiat Super Lutein (S Lutena) dalam mengatasi sakit kanker. Salah satu yang membuktikan informasi beliau adalah seorang penderita kanker otak (tumor otak). Begini cerita Pak Firdaus tentang rekannya yang beliau kirim via sms:

» Read more: Pengobatan Penyakit Kanker Otak: “ ….Setelah konsumsi Super Lutein (S Lutena) 1 botol alhamdulillah sudah mudah berdiri / berjalan dan rasa sakitnya sangat berkurang.…”

Gejala, Penyebab, Obat: Penyakit Kanker Payudara

Gejala, Penyebab, Obat: Penyakit Kanker Payudara

penyakit-kanker-payudara-2 Kanker Payudara adalah suatu penyakit dimana terjadi pertumbuhan berlebihan atau perkembangan tidak terkontrol dari sel-sel (jaringan) payudara, Hal ini bisa terjadi terhadap wanita maupun pria. Dari seluruh penjuru dunia, penyakir kanker payudara (Breast Cancer/Carcinoma mammae) diberitakan sebagai salah satu penyakit kanker yang menyebabkan kematian nomer lima (5) setelah ; kaker paru, kanker rahim, kanker hati dan kanker usus.

# Penyebab Penyakit Kanker Payudara

Penyakit kanker payudara terbilang penyakit kanker yang paling umum menyerang kaum wanita, meski demikian pria pun memiliki kemungkinan mengalami penyakit ini dengan perbandingan 1 di antara 1000. Sampai saat ini belum diketahui secara pasti apa yang menyebabkan kanker ini terjadi, namun beberapa faktor kemungkinannya adalah :

1. Usia, Penyakit kanker payudara meningkat pada usia remaja keatas.

2. Genetik, Ada 2 jenis gen (BRCA1 dan BRCA2) yang sagat mungkin sebagai resiko. Jika ibu atau saudara wanita mengidap penyakit kanker payudara, maka anda kemungkinan memiliki resiko kanker payudara 2 kali lipat dibandingkan wanita lain yang dalam keluarganya tidak ada penderita satupun.

3. Pemakaian obat-obatan, Misalnya seorang wanita yang menggunakan therapy obat hormon pengganti {hormone replacement therapy (HRT)} seperti Hormon eksogen akan bisa menyebabkan peningkatan resiko mendapat penyakit kanker payudara.

4. Faktor lain yang diduga sebagai penyebab kanker payudara adalah; tidak menikah, menikah tapi tidak punya anak, melahirkan anak pertama sesudah usia 35 tahun, tidak pernah menyusui anak.

Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa penyakit kanker payudara meningkat pada orang yang sering menghadapi kondisi stress (goncangan jiwa) dan juga bagi wanita yang sebelumnya mengalami menstruasi dibawah usia 11 tahun.

» Read more: Gejala, Penyebab, Obat: Penyakit Kanker Payudara

Kanker Serviks: Rendah, Kewaspadaan Wanita Terhadap Kanker Serviks

Kanker Serviks:

SURABAYA, KAMIS – Kewaspadaan wanita terhadap kanker serviks atau  mulut rahim amat rendah. Padahal, penyakit itu menduduki peringkat pertama dalam daftar kanker yang menyerang wanita. Di RSU Dr Soetomo saja, setiap hari kerja tercatat delapan pasien baru untuk kanker mulut rahim.
Dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi Brahmana Askandar mengatakan, amat jarang perempuan memeriksakan diri dengan dengan pap smear secara rutin. Ketidaktahuan tentang pemeriksaan itu menjadi salah satu penyebab masyarakat tidak menggunakannya.
“Kalau diperiksa secara rutin, dampak lebih buruk bisa dicegah. Sayangnya banyak yang datang ke dokter setelah stadium lanjut. Rata-rata ada delapan pasien baru di RSU Dr Soetomo setiap dengan stadium lanjut,” ujarnya di Surabaya, Kamis (31/1).
Di Amerika Serikat, angka kematian akibat kanker mulut rahim bisa ditekan bukan karena teknologi kedokteran lebih maju. Tetapi, perempuan di sana lebih rutin memeriksakan diri dengan pap smear yaitu pengambilan cairan vagina sebagai bahan uji untuk mengetahui keberadaan sel kanker.
Dengan pemeriksaan rutin, kanker bisa dideteksi sejak dini. Deteksi dini membuat kanker lebih mudah dan murah diatasi dengan kemungkinan sembuh lebih besar. “Pada tahap awal, kanker bisa diatasi dengan operasi. Kalau sudah stadium lanjut, hanya bisa dengan kemoterapi dan radioterapi,” ujarnya.
Pasien harus membayar Rp 8 juta untuk setiap kemoterapi. Terapi itu harus dilakukan berkali-kali agar sel kanker terbunuh. “Tarif rata-rata setiap kali pap smear di Surabaya berkisar antara Rp 60.000 hingga 200.000. Pemeriksaan rutin cukup sekali setahun,” ujarnya.
Selain dengan pemeriksaan rutin, perempuan juga bisa meminimalkan risiko lewat vaksin. Untuk setiap paket vaksin saat ini, perempuan terproteksi selama 5 tahun terhadap virus utama penyebab kanker mulut rahim. Sebanyak 70 kasus kanker itu disebabkan oleh Human Papilloma Virus (HPV) versi 16 dan 18. “Jadi tetap harus diperiksa secara rutin karena masih ada potensi tertular 30 persen,” ujarnya.
Vaksin itu sebaiknya diberikan sebelum hubungan seksual pertama. Pasalnya, 70 persen kasus transfer HPV terjadi lewat hubungan seksual. “Sisanya transfer dengan cara lain,” tuturnya. *Kanker Serviks

 

Sumber: http://health.kompas.com/read/2008/01/31/11122615/Rendah.Kewaspadaan.Wanita.Terhadap.Kanker.Serviks

Kanker Serviks: Kasus Kanker Serviks Terus Meningkat

Penyakit Kanker Serviks: penyakit-kanker-leher-rahim-serviks

BANDUNG, MINGGU – Obat untuk penyakit kanker hingga saat ini belum ditemukan. Itu sebabnya pencegahan primer dengan menghindari faktor resiko adalah yang paling mungkin untuk dilakukan. Di antara jenis penyakit kanker, kanker serviks adalah yang paling banyak diderita dan menimbulkan banyak kematian.

Menurut Herman Susanto dalam Pidato Pengukuhan Jabatan Guru Besar Ilmu Obstetri dan Ginekologi, Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung, Sabtu (9/2), berdasarkan World Cancer Report dalam dua dekade mendatang akan terjadi kenaikan kasus kanker, yaitu sebanyak 50 persen. Pada tahun 2000 jumlahnya 10 juta kasus dimana 4,7 juta penderitanya adalah wanita. Tetapi pada tahun 2020 diperkitakan jumlah kasusnya menjadi 15 juta.  Pada tahun 1992, di Indonesia, kanker berada di urutan enam sebagai  penyakit ganas yang mematikan.

Di antara penyakit-penyakit kanker,  setiap tahunnya muncul sekitar 500.000 kanker serviks baru di dunia. Sebanyak 80 persen terjadi di negara berkembang dan 200.000 di antara penderita kanker serviks tersebut meninggal setiap tahunnya.
Di Indonesia, sepanjang tahun 1988 – 1994 dari 10 jenis penyakit kanker, kanker serviks paling tinggi kasusnya, mencapai 26.200 kasus. Jenis kanker lainnya setelah kanker serviks adalah kanker payudara, kulit, nasofaring, kelenjar getah bening. ovarium, rektum, tiroid, jaringan lunak, dan kolon.  Di Jawa Barat berdasarrkan data dari Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) tahun 1987 – 1988 sebanyak 20,09 penderita kanker merupakan penderita kanker serviks.

Di RSHS jumlah pasien kanker serviks terus meningkat dari tahun ke tahun. Penderita yang berobat mencapai 400 orang per tahunnya. Kanker serviks disebabkan oleh hubungan seksual dini, partner seks lebih dari satu, infeksi virus papiloma humanus (VPH), sosioekonomi rendah, perokok, nutrisi buruk, berpasangan dengan lelaki yang beresiko tinggi, dan terinfeksi HIV.

Pencegahan bisa dilakukan dengan pemeriksaan dini lewat pap smear. Untuk pencegahan kanker secara umum Herman menyarankan agar mengurangi konsumsi tembakau, promosi gaya hidup sehat dan diet, serta pemeriksaan dini untuk kanker serviks dan kanker payudara.

Penyakit Kanker Otak, Tumor Otak: Waspadai Kanker Otak Jika Sakit di Kepala Memuncak

Penyakit Kanker Otak, Tumor Otak:penyakit-kanker-otak-tumor-otak

KOMPAS.com – Anda sering mengalami sakit kepala yang berulang di bagian kepala yang sama? Jika iya, Anda perlu mencurigai rasa sakit tersebut. Sebab, bukan tidak mungkin, rasa sakit itu merupakan gejala awal penyakit kanker otak.

Kanker otak memang tak se-ngetop penyakit kanker lain, seperti kanker serviks atau kanker payudara. Namun, seperti kebanyakan penyakit kanker pada umumnya, kanker otak merupakan penyakit bersifat diam (silent killer) yang berbahaya.

Karena sifatnya itu, seringkali penyakit kanker otak baru terdeteksi setelah memasuki stadium lanjut. Jika rasa sakit di bagian kepala telah memuncak, ada kemungkinan, kanker itu telah menyebar ke bagian tubuh lain (metastasis). Kalau sudah begitu, penanganan kanker menjadi lebih rumit dan berisiko. “Oleh karena itu, masyarakat perlu melakukan deteksi sejak dini penyakit kanker otak,” saran Fielda Djuita, spesialis radiologi Rumah Sakit Mochtar Riady Comprehensive Cancer Centre Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta.

» Read more: Penyakit Kanker Otak, Tumor Otak: Waspadai Kanker Otak Jika Sakit di Kepala Memuncak

Kanker Otak, Tumor Otak: Sakit Kepala Berlangsung Lama, Waspada Gejala Kanker Otak!

kanker otak, tumor otak, sakit kepala Anda sering mengalami sakit kepala yang berulang di bagian kepala yang sama? Jika iya, Anda perlu mencurigai rasa sakit tersebut. Sebab, bukan tidak mungkin, rasa sakit itu merupakan gejala awal penyakit kanker otak.

Kanker otak memang tak se-ngetop penyakit kanker lain, seperti kanker serviks atau kanker payudara. Namun, seperti kebanyakan penyakit kanker pada umumnya, kanker otak merupakan penyakit bersifat diam (silent killer) yang berbahaya.

Karena sifatnya itu, seringkali penyakit kanker otak baru terdeteksi setelah memasuki stadium lanjut. Jika rasa sakit di bagian kepala telah memuncak, ada kemungkinan, kanker itu telah menyebar ke bagian tubuh lain (metastasis). Kalau sudah begitu, penanganan kanker menjadi lebih rumit dan berisiko. “Oleh karena itu, masyarakat perlu melakukan deteksi sejak dini penyakit kanker otak,” saran Fielda Djuita, spesialis radiologi Rumah Sakit Mochtar Riady Comprehensive Cancer Centre Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta.

» Read more: Kanker Otak, Tumor Otak: Sakit Kepala Berlangsung Lama, Waspada Gejala Kanker Otak!

Penyakit Kanker Leher Rahim (Serviks)

penyakit-kanker-leher-rahim-serviks-2 Penyakit Kanker Leher Rahim (Serviks): Penyakit kanker leher rahim yang istilah kesehatannya adalah kanker servik (Cervical Cancer) merupakan kanker yang terjadi pada servik uterus, suatu daerah pada organ reproduksi wanita yang merupakan pintu masuk ke arah rahim yang terletak antara rahim (uterus) dengan liang senggama (vagina).

Penyakit kanker servik ini disebabkan oleh beberapa jenis virus yang disebut Human Papilloma Virus (HPV). Virus ini menyebar melalui kontak sexual, HPV dapat menyerang semua perempuan disetiap waktu tanpa melihat umur ataupun gaya hidup. Banyak wanita yang dengan daya tahan tubuh yang baik mampu melawan infeksi HPV dengan sendirinya. Namun demikian, terkadang virus ini berujung pada terjadinya penyakit kanker.

Di Indonesia, Kanker Serviks adalah kanker pembunuh perempuan Indonesia no.1 tertinggi saat ini.(Pdpersi). “Setiap perempuan selama hidupnya beresiko terkena virus yang menyebabkan kanker serviks”, terutama beresiko tinggi bagi mereka yang merokok, melahirkan banyak anak, memakai alat kontrasepsi pil dalam jangka waktu lama, serta mereka yang terinfeksi HIV Aids.(MedlinePlus)

:: Bagaimanakah kanker leher rahim terjadi

Layaknya semua kanker, kanker leher rahim terjadi ditandai dengan adanya pertumbuhan sel-sel pada leher rahim yang tidak lazim (abnormal). Tetapi sebelum sel-sel tersebut menjadi sel-sel kanker, terjadi beberapa perubahan yang dialami oleh sel-sel tersebut. Perubahan sel-sel tersebut biasanya memakan waktu sampai bertahun-tahun sebelum sel-sel tadi berubah menjadi sel-sel kanker. Selama jeda tersebut, pengobatan yang tepat akan segera dapat menghentikan sel-sel yang abnormal tersebut sebelum berubah menjadi sel kanker.

:: Mendeteksi Kanker Serviks

Sel-sel yang abnormal tersebut dapat dideteksi kehadirannya dengan suatu test yang disebut “Pap smear test”, sehingga semakin dini sel-sel abnormal tadi terdeteksi, semakin rendahlah resiko seseorang menderita kanker leher rahim. Pap smear adalah suatu test yang aman dan murah dan telah dipakai bertahun-tahun lamanya untuk mendeteksi kelainan-kelainan yang terjadi pada sel-sel leher rahim.

» Read more: Penyakit Kanker Leher Rahim (Serviks)